Ponorogo, Sabtu 2 November 2024, Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Syuhada’ Ngunut melaksanakan visitasi AKMI. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai dan mengevaluasi sejauh mana madrasah dapat melaksanakan berbagai aspek kompetensi dalam pembelajaran serta bagaimana madrasah dapat beradaptasi dengan perkembangan kurikulum nasional yang terus berkembang.

Pada setiap kegiatan visitasi AKMI, tim penilai yang terdiri dari para ahli dan pengawas pendidikan akan mengunjungi madrasah untuk melakukan observasi langsung terhadap berbagai komponen, mulai dari proses pembelajaran, kualitas tenaga pengajar, fasilitas pendidikan, hingga partisipasi siswa dalam kegiatan akademik maupun non-akademik. Adapun tim Asesor visitasi AKMI yaitu bapak Hamdi dari Sumenep Madura.
Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai mutu pendidikan yang ada di madrasah tersebut. Dalam sebutannya bapak Hamdi menyampaikan bahwa AKMI merupakan diagnosa suatu masalah ataupun kondisi awal dari masalah pembelajaran anak. “AKMI itu harus ditindak lanjuti dalam berbagai macam mata pelajaran,.” Ujarnya
“Pembelajaran kontekstual harus digalakkan terutama pada kurikulum merdeka saat ini. Pengembangan Literasi disetiap mata pelajaran harus dikembangkan, baik itu literasi sains, literasi sosial budaya, literasi numerasi serta literasi terintegrasi.” Tambahnya

Dengan adanya visitasi AKMI, diharapkan Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Syuhada’ngunut dapat menjadi lembaga pendidikan yang lebih responsif terhadap perubahan, lebih inovatif dalam pengembangan metode pembelajaran, serta lebih proaktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan demi menciptakan generasi yang unggul dan berakhlakul karimah.